Persipura Jayapura tak ingin kehilangan ritme di tengah jeda kompetisi. Di bawah arahan Rahmad Darmawan, tim berjuluk Mutiara Hitam itu memilih menjalani pemusatan latihan di Jakarta sebagai cara menjaga kondisi sekaligus merapikan ulang kebutuhan skuad. Di saat enam pemain sudah dilepas, manajemen belum memberi penjelasan resmi, namun dari sisi teknis, Rahmad mulai membuka kemungkinan hadirnya amunisi baru, khususnya pemain lokal untuk mengisi pos nomor enam dan peran playmaker.
Fokus perkuat poros tengah
Rahmad Darmawan menilai area tengah masih menjadi sektor yang perlu dipoles agar permainan Persipura lebih stabil. Pos nomor enam dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara bertahan dan membangun serangan, sementara sosok playmaker diharapkan bisa memberi kreativitas saat tim menghadapi lawan dengan blok rapat. Opsi pemain lokal menjadi salah satu pertimbangan, seiring kebutuhan tim untuk tetap efisien dalam menyusun komposisi skuad.
TC Jakarta dan agenda uji coba
Pemusatan latihan di Jakarta juga dimaksudkan agar para pemain tidak terlalu lama beristirahat selama masa jeda kompetisi. Dalam rangkaian program itu, Persipura telah menyiapkan sejumlah uji coba melawan tim dari Liga 2 atau Pegadaian Championship. Dua laga yang sudah masuk jadwal adalah menghadapi Adhyaksa FC Banten dan Persikad Depok. Uji coba tersebut diharapkan menjadi tolok ukur untuk melihat sejauh mana sistem permainan berjalan dan bagian mana yang masih perlu dibenahi.
Persiapan menuju laga berikutnya
Setelah seluruh agenda pemusatan latihan selesai, Persipura dijadwalkan kembali ke Jayapura untuk menatap pertandingan melawan Persela Lamongan. Saat ini, Persipura menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026. Dengan situasi itu, setiap sesi latihan dan laga uji coba menjadi penting, bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga untuk memastikan tim tetap kompetitif ketika kompetisi kembali bergulir.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

