Friday, July 17, 2026
HomeTEKNOLOGIIran Kurangi Serangan Rudal ke Israel: AS Tak Terbendung

Iran Kurangi Serangan Rudal ke Israel: AS Tak Terbendung

Iran Kurangi Serangan Rudal ke Israel, Tekanan Serangan AS dan Israel Mulai Terasa

Iran disebut telah memangkas jumlah serangan rudalnya ke Israel, sebuah tanda bahwa tekanan militer dari AS dan Israel mulai memengaruhi kemampuan ofensif Teheran. Namun, penurunan ini tidak berarti ancaman sepenuhnya mereda. Sejumlah ahli menilai Iran masih mampu mempertahankan pola perang yang efektif untuk menimbulkan kerusakan, meski kapasitas tempurnya kini jauh lebih terbatas dibanding awal konflik.

Serangan Operasi Epic Fury Mengubah Peta Kekuatan

Operasi Epic Fury yang dilancarkan AS dan Israel pada 28 Februari disebut menjadi titik penting yang melemahkan kemampuan Iran. Serangan udara itu dinilai menekan daya serang Iran secara signifikan, terutama pada unsur yang berkaitan dengan rudal dan drone. Gedung Putih bahkan menyatakan kemampuan rudal jelajah Iran kini terganggu secara fungsional.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump mengklaim kapasitas manufaktur drone Iran juga telah dihancurkan. Klaim tersebut memperkuat gambaran bahwa serangan gabungan itu tidak hanya menyasar peluncur, tetapi juga rantai produksi yang menopang kemampuan Iran dalam jangka panjang.

Jumlah Rudal dan Drone Iran Menurun Drastis

Penurunan paling terlihat ada pada jumlah senjata yang diluncurkan. Pada hari ke-15 perang, Iran hanya melepaskan 4 rudal dan 6 drone. Angka itu jauh lebih kecil dibanding volume serangan pada 24 jam pertama konflik yang tercatat jauh lebih besar.

Tren ini juga terasa di Israel, di mana serangan yang diarahkan ke wilayahnya mengalami penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, para pengamat menilai Iran masih menyimpan kemampuan untuk melakukan serangan yang terukur dan tetap berbahaya, meskipun intensitasnya kini menurun.

Drone Shahed 136 Masih Menjadi Simbol Ancaman

Di tengah turunnya frekuensi serangan, keberadaan drone Iran tetap menjadi perhatian. Drone Shahed 136 terlihat terbang di atas Baghdad, Irak, pada 16 Maret, memperlihatkan bahwa perangkat ini masih aktif dalam ruang konflik regional. Kehadirannya menegaskan bahwa meski ditekan, Iran belum sepenuhnya kehilangan alat untuk mempertahankan tekanan militer.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

BERITA TERKAIT

Berita Populer