Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa Tekankan Pentingnya Kerja Sama Lintas Instansi untuk Pengawasan Orang Asing
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan perlunya kerja sama lintas instansi dalam mengawasi keberadaan orang asing di wilayahnya. Menurutnya, pengawasan tersebut bukan hanya tanggung jawab satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara Imigrasi, pemerintah daerah, aparat keamanan, kementerian, lembaga, serta instansi terkait lainnya.
Perlunya Tim Pengawasan Orang Asing
Dalam sambutan yang dibacakan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah, H. Tumiran, Gubernur Nawipa menyampaikan bahwa Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) memiliki peran yang sangat penting sebagai wadah koordinasi dan pertukaran informasi antar instansi terkait. Provinsi Papua Tengah dengan wilayah yang luas dan karakteristik geografis yang beragam membutuhkan koordinasi yang kuat untuk memastikan keberadaan dan aktivitas orang asing dapat diawasi dengan baik.
Koordinasi dan Komunikasi yang Efektif
Tumiran menekankan pentingnya pertemuan rutin Tim PORA untuk memperkuat koordinasi antar instansi. Ia juga menyoroti urgensi komunikasi yang cepat dan tepat dalam pertukaran informasi. Jika terdapat permasalahan terkait orang asing, Tumiran menekankan agar segera melakukan koordinasi tanpa menunggu menjadi masalah yang lebih besar.
Gubernur Nawipa juga menekankan perlunya profesionalitas dalam melakukan pengawasan terhadap orang asing. Meskipun memberikan kesempatan bagi orang asing yang berada dan berkegiatan secara sah, namun penting untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas tersebut sesuai dengan izin dan peraturan yang berlaku.
Dukungan Kerjasama dan Kesamaan Persepsi
Gubernur Nawipa mengajak seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk mendukung kerja Tim PORA dengan menyediakan data dan informasi yang diperlukan. Melalui rapat ini diharapkan terjalin kesamaan persepsi mengenai pengawasan orang asing di wilayah tersebut, serta memperkuat koordinasi, pertukaran informasi, dan komunikasi antar lembaga.
Semua instansi diingatkan untuk memahami tugas dan kewenangannya masing-masing guna merespons dengan cepat dan terkoordinasi saat diperlukan tindakan di lapangan. Seluruh langkah pengawasan diarahkan untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kepentingan masyarakat serta daerah.
Gubernur Nawipa berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam rapat ini, termasuk Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Papua, kementerian/lembaga, TNI-Polri, dan anggota Tim PORA atas kerja sama yang telah terjalin. Beliau berharap rapat ini akan menghasilkan langkah-langkah konkret untuk memperkuat pengawasan terhadap orang asing di Provinsi Papua Tengah.

