Badan Pekerja Klasis Gereja Kristen Injili (GKI) Port Numbay merasa bersyukur atas bantuan hibah sebesar Rp2 miliar yang diterima dari Pemerintah Provinsi Papua untuk mendukung pembangunan kantor klasis. Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, secara langsung menyerahkan bantuan tersebut sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peran gereja dalam pembangunan di Tanah Papua, khususnya di Kota Jayapura.
Ketua Klasis GKI Port Numbay, Pdt. Andris W. Tjoe, menyatakan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Gubernur Fakhiri. Ia berharap hubungan antara pemerintah dan gereja semakin baik melalui bantuan ini untuk bersama-sama membangun Tanah Papua, terutama di Kota Jayapura. Dana hibah tersebut dijamin akan digunakan secara bertanggung jawab dan dikelola melalui panitia pembangunan.
Tjoe juga mengapresiasi dukungan dari jajaran Pemerintah Provinsi Papua, termasuk Gubernur Matius D. Fakhiri dan Wakil Gubernur Aryoko AF Rumaropen serta seluruh pejabat di lingkungan Pemprov Papua. Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap gereja merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam mendorong kemajuan masyarakat.
Sebelumnya, Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menjelaskan bahwa Pemprov Papua telah memberikan bantuan kepada Klasis GKI Port Numbay sejak 2024 dengan total bantuan mencapai Rp6 miliar. Fakhiri menegaskan pentingnya pengelolaan dana hibah secara transparan, akuntabel, tepat sasaran, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan sebagai amanah rakyat yang harus dijaga. Keseluruhan bantuan merupakan wujud kepercayaan pemerintah kepada para penerima hibah sebagai mitra strategis dalam pembangunan.

