Saturday, August 15, 2026
HomeHEADLINEGubernur Fakhiri Resmikan Layanan Audiometri RSUD Jayapura

Gubernur Fakhiri Resmikan Layanan Audiometri RSUD Jayapura

Gubernur Fakhiri Resmikan Layanan Audiometri RSUD Jayapura

RSUD Jayapura menambah satu layanan penting bagi warga Papua yang mengalami gangguan pendengaran. Gubernur Papua Matius D. Fakhiri meresmikan layanan audiometri di rumah sakit tersebut sebagai langkah untuk membuka akses pemeriksaan dan penanganan pendengaran yang lebih dekat, lebih terukur, dan lebih mudah dijangkau masyarakat.

Peresmian itu ditandai dengan pemotongan pita, lalu penyerahan alat bantu dengar kepada sejumlah pasien oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi. Momentum tersebut menegaskan bahwa layanan kesehatan pendengaran kini mulai ditempatkan sebagai kebutuhan yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Layanan yang Tak Hanya Soal Medis

Dalam kesempatan itu, Fakhiri menekankan bahwa gangguan pendengaran bukan sekadar persoalan fisik. Menurut dia, dampaknya merembet ke banyak aspek kehidupan, mulai dari kemampuan berkomunikasi, proses belajar, hingga interaksi sosial sehari-hari. Kondisi ini, kata Fakhiri, pada akhirnya juga berpengaruh pada produktivitas masyarakat.

Karena itu, kehadiran hearing center di RSUD Jayapura dirancang sebagai layanan terpadu. Pemeriksaan dimulai dari skrining awal, dilanjutkan dengan tahapan penanganan yang lebih spesifik, hingga penyesuaian alat bantu dengar bagi pasien yang membutuhkan. Seluruh proses ini ditopang oleh tenaga kesehatan terlatih dan peralatan medis yang sesuai standar.

RSUD Jayapura Didorong Jadi Rujukan Regional

Dengan hadirnya layanan audiometri, RSUD Jayapura diharapkan tidak hanya menjadi tempat pemeriksaan, tetapi juga pusat layanan pendengaran yang lebih lengkap bagi masyarakat Papua. Pemerintah Provinsi Papua mendorong agar rumah sakit ini semakin kuat menjalankan perannya sebagai rujukan regional, terutama bagi pasien dari berbagai daerah yang selama ini harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan serupa.

Selain pemeriksaan dan pemberian alat bantu dengar, layanan ini juga diarahkan untuk menghadirkan edukasi kesehatan pendengaran serta pendampingan bagi pasien. Upaya tersebut dipandang penting untuk memperkecil kesenjangan layanan kesehatan di Papua, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Harapan untuk Akses yang Lebih Merata

Pemerintah Provinsi Papua berharap Hearing Center di RSUD Jayapura dapat menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan daerah yang lebih berkelanjutan. Fokusnya bukan hanya pada penanganan kasus, tetapi juga pada upaya menjaga kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Dalam konteks itu, layanan pendengaran ditempatkan sebagai salah satu pintu penting untuk memperluas akses kesehatan yang selama ini masih belum merata.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

BERITA TERKAIT

Berita Populer