Google telah mengumumkan pembangunan pusat data baru di Wilbarger County, Texas, yang didesain tanpa menggunakan air untuk pendinginan. Sebagai gantinya, pusat data ini sepenuhnya mengandalkan teknologi pendinginan udara. Penggunaan air hanya terbatas pada operasi kampus yang krusial, seperti dapur, sehingga dapat mengurangi tekanan pada sumber daya air setempat.
Meskipun demikian, Google belum merinci secara rinci bagaimana sistem pendinginan udara ini akan beroperasi secara optimal di iklim panas Texas. Perusahaan sebelumnya telah menyatakan bahwa mereka menggunakan pendekatan multi-dimensi dalam memilih sistem pendinginan, namun masih ada keraguan terkait kemampuan sebenarnya sistem tersebut dalam iklim panas.
Google juga menyatakan niatnya untuk mengembalikan lebih banyak air ke komunitas daripada yang mereka gunakan di pusat data. Namun, perusahaan belum memberikan komentar lebih lanjut mengenai bagaimana target ini akan dicapai.
Untuk memastikan operasi yang berkelanjutan, pusat data ini akan ditempatkan bersama dengan pembangkit energi bersih baru yang dikembangkan bersama AES, melalui perjanjian pembelian daya selama 20 tahun. Hal ini bertujuan untuk memastikan pasokan energi yang lebih stabil tanpa menambah beban pada jaringan listrik lokal.
Tindakan ini diambil mengingat semakin banyaknya komunitas di Amerika Serikat yang meningkatkan kekhawatiran terhadap penggunaan air yang tinggi oleh pusat data lain, serta permintaan energi yang semakin meningkat akibat pertumbuhan AI dan layanan cloud. Dengan langkah-langkah ini, Google berusaha untuk terus menjaga tanggung jawab lingkungan dan memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan sumber daya.

