Saturday, August 15, 2026
HomeTEKNOLOGIFosil Berusia 250 Juta Tahun dan Asal Pendengaran Unik

Fosil Berusia 250 Juta Tahun dan Asal Pendengaran Unik

Sebuah penelitian terbaru dari paleontolog Universitas Chicago, Amerika Serikat, mengubah cara pandang ilmuwan terhadap asal-usul pendengaran mamalia. Fitur fisik yang selama ini dianggap muncul belakangan, ternyata sudah mulai terbentuk jauh lebih awal, bahkan pada fosil berusia sekitar 250 juta tahun milik Thrinaxodon liorhinus.

Jejak Pendengaran Mamalia Sudah Ada di Era Trias

Thrinaxodon hidup pada periode Trias Awal, jauh sebelum dinosaurus pertama muncul. Hewan ini termasuk kelompok cynodont, yaitu kerabat dekat mamalia purba yang kerap menjadi kunci untuk memahami transisi dari reptil mirip mamalia menuju mamalia modern. Dari fosil inilah para peneliti menemukan petunjuk penting tentang bagaimana sistem pendengaran mamalia berkembang.

Dengan memindai tengkorak dan rahang Thrinaxodon menggunakan tomografi terkomputasi atau CT scan, tim peneliti berhasil menyusun model tiga dimensi. Model itu kemudian dipakai untuk mensimulasikan respons anatomi hewan tersebut terhadap tekanan dan berbagai frekuensi suara. Hasilnya menunjukkan bahwa struktur pendengaran pada nenek moyang mamalia ini lebih maju daripada yang sebelumnya diperkirakan.

Rahang, Telinga, dan Perubahan Besar dalam Evolusi

Temuan tersebut juga memperlihatkan kemiripan arsitektur telinga tengah Thrinaxodon dengan mamalia modern. Pada cynodont purba, tulang-tulang telinga masih melekat pada rahang. Namun pada spesies yang lebih kemudian, fragmen tulang itu perlahan terlepas dari rahang dan akhirnya membentuk telinga tengah khas mamalia.

Sebelum perubahan itu terjadi, hewan-hewan purba mengandalkan hantaran suara melalui tulang. Getaran dari rahang diteruskan lewat jaringan tulang, lalu sinyalnya dibawa saraf ke otak. Sistem inilah yang menjadi dasar bagi evolusi pendengaran mamalia, sebelum muncul mekanisme yang lebih efisien seperti yang dimiliki hewan modern.

Petunjuk Baru tentang Asal Pendengaran Unik Mamalia

Penelitian ini memberi gambaran bahwa kemampuan mendengar pada mamalia tidak lahir tiba-tiba, melainkan berkembang bertahap selama jutaan tahun. Dari fosil kecil yang berasal dari masa jauh sebelum dinosaurus mendominasi bumi, ilmuwan kini memperoleh bukti bahwa fondasi pendengaran khas mamalia sudah mulai dibangun lebih awal dari dugaan sebelumnya.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

BERITA TERKAIT

Berita Populer