Empat Tim Siap Bersaing di Kompetisi Piala Soeratin U-17 Papua Selatan
Keempat tim telah memastikan keikutsertaan mereka dalam kompetisi Piala Soeratin U-17 tingkat Provinsi Papua Selatan yang akan digelar di Kabupaten Merauke pada 23 Agustus hingga 2 September 2026. Hal ini diumumkan setelah dilaksanakannya Match Coordination Meeting (MCM) oleh panitia pelaksana bersama PSSI Papua Selatan.
Tim Peserta
Keempat tim yang akan terlibat dalam kompetisi ini adalah Persimer Merauke, Persiboni Boven Digoel, Golden FC, dan Notre Dame FC. Namun, Kabupaten Mappi telah mengundurkan diri dan Kabupaten Asmat tidak mengirimkan perwakilan sama sekali.
Sistem Kompetisi
Pertandingan akan dipusatkan di Lapangan Musamus Merauke dengan menggunakan sistem single round robin. Dengan empat tim peserta, setiap tim akan saling berhadapan sehingga total terdapat enam pertandingan. Juara kompetisi nantinya akan berhak melaju ke putaran nasional dan menjadi perwakilan Provinsi Papua Selatan.
Lokasi dan jadwal putaran nasional Piala Soeratin U-17 akan diumumkan lebih lanjut, namun direncanakan bakal berlangsung pada minggu ketiga bulan September 2026 di Jawa Timur atau Jawa Tengah.
Program Pengembangan Untuk Anak-Anak Papua Selatan
PSSI Papua Selatan juga tengah mendorong minat dan bakat sepak bola sejak usia dini melalui program FIFA 4 School. Sebanyak 500 bola akan didistribusikan ke sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan beberapa klub sepak bola di wilayah Papua Selatan.
Program ini tidak hanya bertujuan untuk menambah fasilitas olahraga di sekolah, tetapi juga untuk merangsang anak-anak agar mencintai olahraga sepak bola sejak dini. Diharapkan dengan adanya bantuan ini, minat anak-anak terutama di tingkat sekolah dasar akan tumbuh dan berkembang.
Anak-anak yang menunjukkan minat dan bakat dalam sepak bola diharapkan dapat melanjutkan pengembangan melalui berbagai wadah pembinaan, seperti sekolah sepak bola (SSB) atau program FIFA 4 School yang diselenggarakan oleh PSSI Papua Selatan.
Dengan adanya program ini, diharapkan pembinaan sepak bola usia dini dapat dilakukan secara merata di seluruh wilayah Papua Selatan, sehingga potensi-potensi baru dalam dunia sepak bola dapat ditemukan dan dikembangkan dengan baik.

