Perang Iran melawan AS dan Israel telah menyebabkan ketegangan yang meningkat atas program nuklir Iran. Serangan udara yang dilancarkan AS dan Israel, yang digambarkan sebagai “serangan pencegahan”, menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan keluarganya. Dampak global dari serangan ini sangat besar, mempengaruhi perjalanan di seluruh Timur Tengah dengan bandara yang ditutup dan penumpang terlantar.
Elon Musk, pemilik platform media sosial X/Twitter, mengungkapkan bahwa platform tersebut mencatatkan rekor baru sebagai akibat dari serangan terhadap Iran. Pada larut malam Sabtu, Musk mengumumkan bahwa penggunaan X mencapai level tertinggi dalam sejarah. Hal ini juga dikonfirmasi oleh Nikita Bier, kepala produk X/Twitter, yang menyatakan bahwa ini adalah hari tersibuk dalam sejarah X.
Dengan peristiwa ini, banyak orang tertarik untuk mengikuti perkembangan terbaru terkait konflik antara Iran, AS, dan Israel. Sebagai respons terhadap serangan ini, Presiden AS Donald Trump mengumumkan “operasi tempur besar-besaran” terhadap Iran. Situasi ini menunjukkan eskalasi yang serius dalam ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan menciptakan ketidakpastian yang meluas di seluruh dunia.

