Saturday, August 15, 2026
HomePOLITIKDua Marga dan Keutuhan di Teluk Bintuni: Menakar Batas Warisan

Dua Marga dan Keutuhan di Teluk Bintuni: Menakar Batas Warisan

Konflik Tapal Batas Tanah Adat Mengancam Kedamaian di Teluk Bintuni

Di wilayah Dusun Sagu, sekitaran Kali Susui, Distrik Sumuri, Kabupaten Teluk Bintuni, konflik tapal batas tanah adat antara Marga Kamisopa dan Marga Fossa semakin memanas. Sengketa ini muncul akibat kompensasi atas pemanfaatan tanah ulayat oleh PT Layar Nusantara Gas, dan kini menarik perhatian para tokoh adat serta masyarakat hukum adat Suku Sumuri.

Sikap Ketua Marga Kamisopa

Agustinus Kamisopa, selaku Ketua Marga Kamisopa, menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu atau propaganda yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menyelesaikan persoalan ini secara damai melalui musyawarah dan kekeluargaan.

“Kami berharap agar proses penyelesaian sengketa ini dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan gejolak sosial yang dapat mengganggu harmoni antar marga di Distrik Sumuri maupun di seluruh Kabupaten Teluk Bintuni,” ujar Agustinus Kamisopa.

Peran Pemerintah Daerah

Agustinus juga meminta agar Pemerintah Daerah, terutama Bupati Teluk Bintuni dan Forkopimda, segera turun tangan dalam memediasi sengketa ini dan mencari solusi terbaik. Menurutnya, keterlibatan pemerintah sangat penting untuk mencegah konflik horizontal yang dapat mengancam kedamaian masyarakat.

“Kami dari Marga Kamisopa mendesak Bupati dan unsur Forkopimda untuk segera mengambil langkah cepat dalam menyelesaikan masalah ini. Kita tidak ingin konflik ini berlarut-larut tanpa penyelesaian yang jelas,” tambahnya.

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer