Thursday, June 18, 2026
HomeHEADLINEDoa Berdasarkan Rahmat Tuhan: Pesan Ketua Dewan Gereja Vanuatu

Doa Berdasarkan Rahmat Tuhan: Pesan Ketua Dewan Gereja Vanuatu

Para pemimpin gereja di Vanuatu menolak penjualan layanan dan barang-barang yang berhubungan dengan doa karena mereka menganggap doa dan penyembuhan sebagai hadiah suci yang tidak boleh diperjualbelikan. Pastor Enock Meltesale, yang memperkenalkan minyak suci berbasis agama dan menjualnya ke publik, mempertahankan tindakannya dengan keyakinan bahwa karunia penyembuhan yang diberikan Tuhan kepadanya adalah untuk membantu orang. Namun, Ketua Dewan Gereja Vanuatu, Pastor William Bice, menyatakan bahwa doa adalah rahmat Tuhan yang tidak boleh dikomersialkan dan menjualnya hanya akan menyesatkan orang percaya. Pastor Bice juga menegaskan bahwa menggunakan nama Tuhan untuk tujuan keuangan bertentangan dengan ajaran Alkitab. Sebagai pemimpin gereja, Pastor Bice menekankan pentingnya meletakkan iman dalam Kristus, bukan dalam objek seperti minyak suci. Dia menegaskan bahwa penjualan minyak untuk penyembuhan adalah sebuah pesan yang salah bagi umat. Selain itu, Ps Ova Kalorongo mengatakan bahwa iman seharusnya tidak bergantung pada objek fisik seperti minyak, melainkan pada Kristus sendiri yang memenuhi kebutuhan spiritual dan fisik. Kritik juga datang dari seorang pendeta Seventh-day Adventist (SDA), John Leeman, yang mengingatkan bahwa praktik penjualan objek keagamaan dapat didorong oleh motif keuangan daripada pelayanan spiritual. Namun, Pastor Meltesale membela tindakannya dengan mengatakan bahwa penggunaan minyak suci didasari oleh doa dan ajaran Alkitab, bukan untuk keuntungan pribadi. Diskusi luas pun bermunculan di antara para pemimpin gereja dan orang percaya, memperlihatkan pandangan yang berbeda tentang iman, penyembuhan, dan peran uang dalam praktik keagamaan.

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer