Delegasi Khusus Dipimpin oleh Rabuka dan Marape Berencana Kunjungi Papua Barat
Sebuah delegasi khusus yang dipimpin oleh Perdana Menteri Sitiveni Rabuka dan mitranya dari Papua Nugini, James Marape, diperkirakan akan mengunjungi Papua Barat pada bulan Desember ini. Kabar ini dikonfirmasi oleh Direktur Jenderal Melanesian Spearhead Group (MSG), Anna Naupa, setelah pertemuan MSG di sela-sela Pertemuan Pemimpin Forum Kepulauan Pasifik ke-55 di Palau.
Rencana Kunjungan dan Tujuan Utama
Para pemimpin telah menyetujui di Honiara, Kepulauan Solomon, tahun lalu bahwa utusan khusus tersebut akan melakukan misi penelusuran fakta dan bertemu komunitas Melanesia di Indonesia. Komunike Para Pemimpin Forum 2025 juga mencatat upaya untuk memfasilitasi kunjungan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia ke Papua Barat tahun ini melalui utusan khusus MSG.
Ibu Naupa mengatakan bahwa Sekretariat Forum Kepulauan Pasifik telah berdiskusi dengan Sekretariat MSG untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam memfasilitasi kunjungan ini pada tahun 2026. Komunikasi sedang berlangsung dengan Indonesia untuk menetapkan tanggal kunjungan sebelum akhir masa jabatan pada 31 Desember 2026.
Pembahasan Lain dalam Pertemuan MSG
Selain itu, salah satu topik pembicaraan selama pertemuan MSG adalah posisi Komisaris Samudra Pasifik yang saat ini dijabat oleh Dr Filimoni Manoni sejak tahun 2023. Ms Naupa menjelaskan bahwa pemahaman terpenting adalah proses forum sebagai bentuk pengakuan terhadap kerja valuabel yang telah dilakukan Komisaris saat ini dalam mendukung calon-calon dari Melanesia.
Masa jabatan Dr Manoni akan berakhir tahun ini, sehingga pembahasan terkait posisinya menjadi sorotan dalam pertemuan MSG. Solidaritas dalam Kelompok Pelopor Melanesia tetap menjadi landasan utama, termasuk dukungan terhadap calon-calon baik regional maupun internasional.

