Friday, July 17, 2026
HomeTEKNOLOGIDampak Mengerikan: Dilema Iklim Makan Korban 250 Nyawa

Dampak Mengerikan: Dilema Iklim Makan Korban 250 Nyawa

Di balik keindahan atap biru-kelabu Paris, jutaan warga Eropa tersiksa tanpa pendingin ruangan—dan solusinya ternyata tidak sesederhana sekadar memasang AC. Eropa sedang mengalami gelombang panas yang mematikan, dengan lebih dari 250 orang tewas dalam sepekan terakhir baik langsung maupun tidak langsung akibat suhu ekstrem ini.

Solusi Pendingin Ruangan yang Tidak Sederhana

Data International Energy Agency (IEA) menunjukkan bahwa hanya 20% rumah di Eropa yang dilengkapi pendingin udara. Di Prancis, angka ini sedikit lebih baik dengan 25% rumah tangga yang memiliki AC. Namun, di Inggris, hanya 14% rumah tangga yang memiliki fasilitas pendingin udara. Dampak langsung dari minimnya AC ini adalah meningkatnya jumlah korban akibat gelombang panas.

Gelombang panas tahun 2003 menyebabkan puluhan ribu kematian di Eropa. Saat ini, lebih dari 94 juta orang di Eropa merasakan suhu di atas 35°C. Prancis mencatat rekor panas di bulan Juni dengan suhu mencapai 36,1°C. Situasi ini membuat banyak warga Eropa kesulitan tidur nyenyak di malam hari karena suhu yang tidak kunjung turun.

Masalah Potensial dari Pemasangan AC

AC yang menjadi solusi paling umum dalam menghadapi panas, sebenarnya bisa memperparah situasi. AC akan mendinginkan ruangan tapi pada saat yang sama memompa panas keluar. Di kota-kota padat penduduk, AC dapat menciptakan efek pulau panas yang membuat suhu semakin tinggi.

Persoalan lain muncul dari sistem kelistrikan di Eropa. Meskipun sebagian besar listrik di Prancis berasal dari energi terbarukan seperti nuklir, hidro, angin, dan surya, namun gelombang panas saat ini menyebabkan gangguan produksi listrik. Turbin angin berputar lebih lambat akibat kecepatan angin yang menurun, sehingga pasokan listrik pun terganggu. Selain itu, penggunaan AC yang membutuhkan daya listrik tambahan dari bahan bakar fosil turut memperburuk pemanasan global.

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer