Sebuah inisiatif menarik terjadi di Jayapura, dimana sekelompok mahasiswa dari Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Cenderawasih berkolaborasi untuk menciptakan “Cendrawasih Banana Treats”. Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ini memiliki fokus pada mengubah cara tradisional dalam pengolahan pangan lokal, dengan menjadikan pisang raja sebagai bahan utama dalam camilan modern mereka.
Royal Bananique, menu utama yang disajikan, menghadirkan pisang goreng spesial menggunakan pisang raja utuh yang dibalut dengan tepung basah dan tepung roti untuk tekstur renyah. Keunikan dari camilan ini terletak pada bagian tengah yang bisa diisi dengan berbagai varian topping dan fla (saus manis). Untuk melengkapi menu, mereka juga menawarkan Pisang Aroma, Cincau Bliss, dan Emerald Ice dengan sentuhan lokal dan modern untuk memikat selera generasi muda.
Meskipun menghadapi beberapa tantangan seperti keterbatasan dana dan peralatan, mahasiswa ini berhasil menjalankan usaha mereka dengan baik. Penjualan pertama dilakukan di depan kantin Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih dan mendapat tanggapan positif dari mahasiswa lain. Meski belum mencapai keuntungan maksimal, pengalaman ini memberi mereka pembelajaran berharga tentang manajemen bisnis dan kerja sama tim.
Selain sebagai tugas kuliah, pencapaian ini juga menunjukkan potensi ekonomi dari pengolahan pangan lokal dan dukungan terhadap usaha kecil berbasis komoditas daerah. Inovasi seperti Cendrawasih Banana Treats membuktikan bahwa dengan kreativitas dan pendekatan yang tepat, bahan lokal seperti pisang dapat menjadi produk unggulan dengan daya tarik yang tinggi. Melalui pengalaman ini, para mahasiswa tidak hanya belajar teori bisnis, tetapi juga mendapat gambaran nyata tentang dunia bisnis yang dinamis dan menantang.

