Pada tanggal 28 Februari 2026, warga Iran terkejut dengan serangan udara yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika. Serangan tersebut disertai dengan pesan-pesan darurat yang diterima melalui aplikasi doa. AS dan Israel menyebut serangan ini sebagai “serangan pendahuluan” setelah negosiasi yang tidak membuahkan hasil dan protes besar-besaran di Iran sebelumnya. Ponsel warga Iran kemudian dibanjiri notifikasi dari BadeSaba Calendar, sebuah aplikasi kalender doa dengan 5 juta unduhan di Google Play Store. Pesan-pesan yang muncul memberitahukan bahwa “Bantuan telah tiba” dalam situasi yang tegang tersebut. Serangan ini menambah ketegangan di Iran setelah protes yang sebelumnya telah menewaskan ribuan orang.

