Friday, July 17, 2026
HomeHEADLINEAn Kimin Kindergarten: Education for Internally Displaced Children

An Kimin Kindergarten: Education for Internally Displaced Children

Di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Tinggi, terdapat kelompok belajar Taman Kanak-Kanak An Kimin yang didirikan untuk memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak pengungsi internal dari Kabupaten Nduga, Papua Tinggi, yang saat ini tinggal di wilayah tersebut.

Pendirian An Kimin Kindergarten

Taman Kanak-Kanak An Kimin didirikan setelah ribuan warga Nduga mengungsi ke berbagai daerah menyusul konflik bersenjata di kabupaten asal mereka, yang dimulai pada awal Desember 2018.

Pendiri An Kimin, Intanus Gwijangge, mengatakan bahwa anak-anak yang tinggal di lokasi pengungsian tidak mendapatkan pendidikan yang memadai karena minimnya dukungan pemerintah. Situasi tersebut mendorong kelompoknya untuk mendirikan program belajar pada tahun 2021.

Program Pembelajaran An Kimin

Program pembelajaran An Kimin beroperasi di tiga lokasi berbeda. Kelompok Satu berbasis di Kampung Sekom, Distrik Muliama; Kelompok Dua di Kampung Musaima, Distrik Hubikiak; dan Kelompok Tiga di Kampung Healekma, Distrik Napua.

Program ini saat ini melayani 100 siswa, dengan 50 di antaranya terdaftar di Sistem Data Pendidikan Dasar (Dapodik) Indonesia. Lima relawan bertindak sebagai guru, dengan satu di Muliama, dua di Healekma, dan dua di Musaima.

Meskipun disebut Taman Kanak-Kanak An Kimin, program ini tidak terbatas pada anak usia taman kanak-kanak. Program ini juga menerima anak-anak usia sekolah dasar dan menengah.

Dukungan dan Harapan

Gwijangge berharap Pemerintah Kabupaten Nduga akan mendukung inisiatif ini dengan membantu menyediakan asrama, fasilitas belajar, dan kebutuhan pendidikan lainnya.

Menurutnya, gerakan pendidikan berbasis masyarakat melengkapi upaya pemerintah untuk memenuhi hak anak-anak atas pendidikan.

Gwijangge juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Yayasan Rayori Biak atas sumbangan buku tulis dan pulpen untuk program belajar.

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer