Sunday, June 14, 2026
HomeHEADLINEAktivis KNPB Yahukimo Ditangkap TNI-Polri: Berita Terbaru

Aktivis KNPB Yahukimo Ditangkap TNI-Polri: Berita Terbaru

Aktivis KNPB Yahukimo Ditangkap Tim Gabungan TNI-Polri

Jayapura, Jubi – Aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Yahukimo, Ruben alias Kone Kobak dilaporkan ditangkap tim gabungan TNI-Polri pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 17.32 Waktu Papua. Ketua diplomasi KNPB wilayah Yahukimo tersebut ditangkap di Kota Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Nasional KNPB, Kobabe Ogram Wanimbo.

Penangkapan Tanpa Surat Perintah Resmi

Menurut Ogram Wanimbo, sebelumnya pada pagi hari, satuan marinir telah mengunjungi kantor KNPB wilayah Yahukimo dan mengeluarkan beberapa kalimat negatif yang dianggap mengandung ancaman dan intimidasi kepada Kone Kobak selama negosiasi. Setelah beberapa jam, aparat gabungan datang ke rumah-rumah warga sipil dengan siaga penuh menggunakan empat mobil milik polisi, marinir, brimob, dan TNI.

Saat aparat tiba di kediaman Kone Kobak, yang bersangkutan sedang di dalam rumah bersama adiknya. Adik Kone Kobak, yang merupakan tuna wicara, memberitahu Kone bahwa aparat datang hanya dengan bahasa isyarat. Ketika aparat memasuki rumah, adiknya melarikan diri ke arah hutan. Kone Kobak lalu ditangkap, tanpa surat perintah penangkapan dan penahanan yang sesuai prosedur hukum.

Desakan untuk Membebaskan Kone Kobak

KNPB wilayah Yahukimo mendesak Kapolda Papua dan Kapolres Yahukimo untuk segera membebaskan Kone Kobak dan menghentikan kriminalisasi terhadap aktivis sipil. Mereka juga memberikan peringatan kepada marinir dan satuan keamanan lainnya untuk menghentikan penangkapan liar terhadap aktivis KNPB di wilayah konflik. Menurut mereka, penangkapan aktivis tidak akan menyelesaikan konflik di Tanah Papua.

Pihak Jakarta atau pemerintah pusat diharapkan dapat duduk bersama dengan bangsa Papua melalui perundingan yang dimediasi oleh PBB untuk menyelesaikan konflik di Tanah Papua.

Source link

BERITA TERKAIT

Berita Populer